Dalam proyek-proyek pembangunan biasanya tak lepas dari peralatan pembantu seperti alat berat yang sering digunakan dalam membantu dalam proses suatu pekerjaan yang akan dikerjaan. Tidak jarang alat berat yang dipakai secara terus menerus akan mengalami kerusakan baik itu karena umur pakai ataupun yang diakibatkan oleh pemakainya yang tidak benar.
Setiap kerusakan pada alat berat pasti peran teknisi sangatlah penting guna mengetahui kerusakan apa yang terjadi pada alat berat tersebut, dan biasanya apabila ada part yang harus diganti kita banyak menemukan banyak berbagai jenis spare part dan juga merk sperpart, namun apa yang tepat untuk memilih sperpart yang benar dan tepat, berikut tips untuk mrngetahuinya :
1. Putuskan terlebih dahulu spare part jenis kategori apa yang akan dibeli
terdapat 2 jenis kategori yaitu spare part bekas atau copotan yang masih layak pakai dan sperpart baru. Dan ini biasanya ditentukan dengan budget dan resiko yang akan diambil dalam mengambil keputusan untuk membeli sperpart baru atau bekas.
2. Catat kebutuhan spare part alat berat tersebut
Pastikan spare part apa yang harus dibeli dan tidak salah dikarenakan harga part tersebut bukanlah murah dan sangat disayangkan apabila salah beli.
3. Pemeriksaan dan pencatatan spesifikasi suku cadang alat berat tersebut
Perhatikan apabila ada tanda pada suku cadang tersebut yang berupa kode atau huruf yang memberikan arti jenis suku cadang tersebut, dan ini biasanya disebut part number
4. Bandingkan harga spare part yang pernah dibeli
Berbagai macam varian merk dan harga sprepart yang dijual, harus mengetahui apakah tepat dengan yang diinginkan. Ini dapat dilakukan dengan membandingkan harga spare part yang pernah dibeli, seharusnya harga tidak jauh beda.
5. Pastikan keaslian spare part yang akan dibeli
Disini harus jeli dalam memilih spare part yang asli dikarenakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dalam membuat spare part tiruan atau juga disebut spare part palsu. Periksa komponen suku cadang tersebut dan belilah spare part tersebut dari distributor resmi serta terpecaya. Dan biasanya distributor resmi memberikan garansi dalam jangka tertentu.
6. Ketersediaan stok pastikan barapa lama tersedia apabila spare part tersebut indent
Tidak jarang banyaknya permintaan spare part atau jarangnya penjual stok dengan barang-barang yang jarang laku membuat spare part tersebut harus di pesan atau indent yang membutuhkan waktu dalam pembuatan atau pengiriman dari pabrik prodak tersebut. Tentunya hal ini harus dipastikan lagi ke penjual supaya mengetahui kapan spare part tersebut dapat dipakai.