Wheel Loader umumnya dipergunakan pada daerah kerja yang kering, rata, dan kokoh. Wheel Loader memakai roda karet serta memiliki mobilitas tinggi sehingga mampu digerakkan secara leluasa dalam membuat ruang gerak yang fleksibel. Hal ini tidak bisa dilakukan oleh alat berat jenis yang lain dan alat berat ini dimanfaatkan dalam memindahkan material untuk jarak yang tidak terlalu jauh.
Perawatan wheel loader melibatkan pemeriksaan dan servis rutin untuk memastikan kinerja, umur pakai, dan keselamatan yang optimal . Hal ini termasuk pemeriksaan harian, pemeriksaan cairan, pemeriksaan ban, dan kepatuhan terhadap jadwal perawatan pabrikan.
Maintenance Wheel Loader
Melakukan pemeriksaan menyeluruh pada wheel loader adalah garis besar dalam merawat wheel loader agar tetap sesuai standar, bekerja dengan optimal, dan meminimalisir kerusakan. Pemeriksaan ini harus mencakup area utama berikut:
1. Pengecekan Rutin
- Level Cairan: Periksa level oli mesin, cairan hidrolik, cairan pendingin, dan cairan transmisi. Tambahkan sesuai kebutuhan, mengikuti spesifikasi pabrik.
- Kondisi Ban: Periksa tekanan ban, keausan tapak, dan cari tanda-tanda kerusakan atau kebocoran. Pastikan ban terisi angin dengan benar.
- Lampu dan Sinyal: Uji semua lampu, indikator, dan sinyal peringatan untuk memastikan berfungsi dengan baik. Pastikan visibilitas yang baik untuk pengoperasian yang aman.
- Aksesori: Periksa bucket, garpu, atau aksesori lain untuk mengetahui keausan, kerusakan, atau ketidaksejajaran. Pastikan semuanya terpasang dengan aman.
- Rem: Uji sistem pengereman untuk mengetahui responsnya dan pastikan rem parkir aktif dan nonaktif dengan lancar.
- Kebocoran Cairan: Cari tanda-tanda kebocoran cairan di sekitar mesin, yang dapat mengindikasikan potensi masalah.
- Sabuk dan Selang: Periksa sabuk dan selang untuk melihat tanda-tanda keausan, keretakan, atau kebocoran. Ganti komponen yang aus atau rusak.
- Fitur Keselamatan: Pastikan semua fitur keselamatan, seperti kaca spion, alarm mundur, dan klakson, berfungsi penuh.
2. Perawatan Mesin
Perawatan mesin adalah hal paling utama dikarenakan mesin adalah jantung dari wheel loader, dan perawatan yang tepat sangat penting untuk kinerja dan efisiensi bahan bakar yang optimal:
- Penggantian Oli: Ikuti interval yang direkomendasikan pabrik untuk penggantian oli. Gunakan jenis oli dan filter yang ditentukan.
- Filter Udara: Bersihkan atau ganti filter udara secara teratur untuk mencegah debu dan kotoran masuk ke dalam mesin, yang dapat mengurangi efisiensi.
- Sistem Bahan Bakar: Periksa saluran bahan bakar, filter, dan injektor untuk melihat apakah ada penyumbatan, kebocoran, atau tanda-tanda kerusakan.
- Sistem Pendingin: Pantau level cairan pendingin dan bersihkan atau ganti radiator jika tersumbat oleh kotoran.
- Sistem Pembuangan: Periksa sistem pembuangan secara teratur untuk mengetahui adanya kebocoran dan pastikan knalpot dan pipa knalpot dalam kondisi baik.
3. Perawatan Sistem Hidrolik
Sistem hidrolik tentu tidak kalah penting untuk mengoperasikan lengan, bucket, dan attachment lainnya pada loader. Perawatan yang tepat sangat penting untuk kelancaran pengoperasian:
- Level Cairan: Periksa level cairan hidrolik secara teratur dan tambahkan sesuai kebutuhan menggunakan cairan yang direkomendasikan pabrik.
- Filter: Ganti filter hidrolik sesuai dengan panduan produsen untuk mencegah kontaminan memengaruhi sistem.
- Selang dan Saluran: Periksa selang dan saluran hidrolik untuk mengetahui apakah ada keausan, keretakan, atau kebocoran. Segera ganti komponen yang rusak.
- Silinder: Periksa kebocoran pada silinder hidrolik dan pastikan silinder beroperasi dengan lancar. Lumasi titik poros jika diperlukan.
Pompa dan Katup: Periksa kebocoran dan fungsi pompa hidrolik dengan benar. Segera atasi masalah apa pun.
4. Transmisi dan Sistem Penggerak
Komponen transmisi dan sistem penggerak bertanggung jawab untuk mentransfer daya ke roda. Perawatan yang tepat memastikan pengoperasian yang lancar:
- Cairan Transmisi: Periksa level cairan transmisi dan ganti cairan sesuai dengan interval yang direkomendasikan pabrik.
- Poros Penggerak: Periksa poros penggerak, sambungan CV, dan sambungan universal untuk mengetahui keausan, kerusakan, atau tanda-tanda pengoperasian yang tidak normal.
- Diferensial: Ganti oli diferensial secara teratur dan periksa kebocoran atau kerusakan. Gunakan jenis oli yang direkomendasikan.
5) Sistem Kelistrikan
Sistem kelistrikan mengontrol berbagai fungsi wheel loader. Pemeriksaan dan perawatan rutin diperlukan:
- Baterai: Periksa korosi pada baterai, pastikan sambungannya benar, dan periksa level air jika ada.
- Perkabelan: Periksa kerusakan atau keausan pada kabel secara teratur, dan pastikan semua sambungan aman dan terisolasi dengan baik.
- Alternator dan Starter: Uji alternator dan motor starter untuk mengetahui fungsi yang benar. Segera atasi masalah apa pun.
6. Perawatan Ban
Ban wheel loader mengalami tekanan dan keausan yang cukup besar. Perawatan ban yang tepat sangat penting:
- Tekanan Ban: Periksa dan sesuaikan tekanan ban secara berkala dengan spesifikasi pabrik. Tekanan ban yang tidak tepat dapat memengaruhi stabilitas dan kinerja.
- Rotasi Ban: Rotasi ban secara berkala untuk memastikan keausan yang merata dan memperpanjang masa pakainya. Ikuti pola rotasi yang disarankan.
- Penyeimbangan Ban: Seimbangkan ban sesuai kebutuhan untuk mencegah keausan dan getaran yang tidak merata, yang dapat memengaruhi kenyamanan dan kinerja operator.
- Penggantian Ban: Ganti ban yang sudah sangat aus, rusak, atau memiliki tanda-tanda kerusakan yang terlihat.
7. Sistem Rem
Sistem rem sangat penting untuk keselamatan operator dan orang lain di lokasi kerja:
- Minyak Rem: Periksa level minyak rem secara berkala dan tambahkan minyak rem yang direkomendasikan pabrik.
- Kapas dan Sepatu Rem: Periksa bantalan dan sepatu rem untuk mengetahui keausan dan ganti sesuai kebutuhan. Komponen rem yang aus dapat membahayakan efisiensi pengereman.
- Saluran Rem: Periksa saluran rem secara berkala untuk mengetahui kebocoran, retakan, atau kerusakan. Tangani masalah apa pun dengan segera untuk memastikan pengereman yang andal.
9. Rangka dan Chasis
Perawatan rangka dan chasis yang tepat dapat mencegah masalah struktural dan memperpanjang umur mesin:
- Pemeriksaan Rangka: Periksa rangka secara berkala untuk melihat retakan, karat, atau tanda-tanda kerusakan. Segera atasi masalah apa pun.
- Pelumasan Chasis: Lumasi titik poros dan sambungan pada sasis sesuai anjuran untuk mencegah keausan dini.
10. Pembersihan Rutin
Pembersihan rutin mencegah penumpukan kotoran dan korosi, menjaga estetika dan fungsionalitas mesin:
- Eksterior: Cuci bagian luar wheel loader secara berkala untuk menghilangkan kotoran, lumpur, dan kotoran yang dapat menyebabkan korosi.
- Ruang Mesin: Bersihkan ruang mesin untuk mencegah penumpukan kotoran yang dapat memengaruhi pendinginan dan menyebabkan masalah kinerja.
- Radiator dan Sirip Pendingin: Bersihkan radiator dan sirip pendingin untuk memastikan efisiensi pendinginan yang tepat.
Manfaat Maintanance Wheel Loader
Wheel loader yang dirawat dengan baik tidak hanya lebih aman untuk dioperasikan tetapi juga lebih efisien dan andal, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan produktivitas di lokasi kerja.
Lakukan maintenance rutin, pemeriksaan cairan, dan perbaikan adalah kunci untuk mengurangi risiko kerusakan, menghemat budget dan memperpanjang umur mesin. Ingatlah bahwa perawatan preventif adalah investasi yang membuahkan hasil dalam bentuk pengoperasian peralatan yang aman dan produktif, yang mengarah pada keberhasilan proyek di berbagai industri.
Hubungi TRUMECS.com berpengalaman dalam menangani maintanence wheel loader Anda. Tentunya dikerjakan oleh Teknisi berpengalaman dan bersertifikat, menggunakan peralatan canggih, dan suku cadang original. Hubungi TRUMECS.com untuk konsultasi dan perbaikan.