Spesifikasi crane mencakup berbagai aspek yang perlu diperhatikan. Beberapa spesifikasi utama meliputi kapasitas angkat, jangkauan kerja, panjang boom, panjang jib, dan jenis crane. Selain itu, penting juga untuk mempertimbangkan sistem keamanan, jenis carrier, dan sistem kontrol.
Berikut adalah penjelasan lebih detail mengenai spesifikasi crane
1. Kapasitas Angkat:
- Menunjukkan berat maksimum yang dapat diangkat oleh crane.
- Kapasitas angkat bervariasi tergantung pada jenis crane dan modelnya, mulai dari beberapa ton hingga ratusan ton.
- Misalnya, ada crane dengan kapasitas 3,5 ton untuk beban kecil, hingga crane besar dengan kapasitas 145 ton.
2. Jangkauan Kerja:
- Mengacu pada jarak horizontal maksimum yang dapat dicapai oleh ujung boom crane saat mengangkat beban.
- Beberapa crane memiliki jangkauan kerja yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek.
3. Panjang Boom:
- Boom adalah lengan utama crane yang berfungsi untuk mengangkat beban.
- Panjang boom bervariasi tergantung pada jenis crane dan modelnya.
- Beberapa crane memiliki boom teleskopik yang dapat diperpanjang atau dipendekkan sesuai kebutuhan.
4. Panjang Jib:
- Jib adalah perpanjangan boom yang lebih kecil dan biasanya digunakan untuk mencapai area yang lebih tinggi atau lebih jauh.
- Panjang jib juga bervariasi dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
5. Jenis Crane:
Temukan berbagai macam barang di Trumecs.com Sparepart Tools
- Ada berbagai jenis crane, seperti tower crane, mobile crane (termasuk rough terrain crane dan telescopic boom crane), crawler crane, dan overhead crane (seperti gantry crane, jib crane, bridge crane, dan monorail crane).
- Setiap jenis crane memiliki karakteristik dan spesifikasi yang berbeda, sehingga perlu dipilih sesuai dengan kebutuhan proyek.
6. Sistem Keamanan:
- Crane dilengkapi dengan berbagai sistem keamanan untuk mencegah kecelakaan dan memastikan pengoperasian yang aman.
- Beberapa sistem keamanan yang umum meliputi Load Moment Indicator (LMI), Anti-Two Block Device (A2B), Overload Protection Device, Boom Angle Indicator, Wind Speed Indicator, dan Emergency Stop Button.
7. Jenis Carrier:
- Crane dapat dipasang pada berbagai jenis carrier, seperti truk, crawler, atau roda.
- Jenis carrier yang dipilih akan mempengaruhi mobilitas dan stabilitas crane.
8. Sistem Kontrol:
- Sistem kontrol crane memungkinkan operator untuk mengoperasikan crane dengan presisi dan efisien.
- Sistem kontrol modern seringkali dilengkapi dengan layar display untuk memantau kondisi kerja crane.
Komponen Penting Pada Crane
- Boom: Lengan utama crane yang mengangkat beban.
- Hook: Kait yang digunakan untuk menggantung dan mengangkat beban.
- Counterweight: Beban yang menjaga keseimbangan crane saat mengangkat beban.
- Jib: Perpanjangan boom untuk jangkauan lebih jauh.
- Slewing Unit: Sistem yang memungkinkan boom berputar.
- Hoist: Sistem yang mengangkat beban secara vertikal.
- Trolley: Sistem yang memindahkan beban secara horizontal.
- Operator Cabin: Tempat operator mengoperasikan crane.
- Wire Rope: Tali baja yang digunakan untuk mengangkat beban.
- Outrigger: Penyangga yang menstabilkan crane saat beroperasi.
Hubungi TRUMECS.com berpengalaman dalam menangani beragam permasalahan alat berat. Tentunya dikerjakan oleh Teknisi berpengalaman dan bersertifikat, menggunakan peralatan canggih, dan suku cadang original. Hubungi TRUMECS.com untuk konsultasi dan perbaikan.