Menteri ESDM : Cadangan Nikel Papua Melimpah, Khawatir 15 Tahun Hanya Persepsi!

Jum'at, 01 September 2023
Menteri ESDM : Cadangan Nikel Papua Melimpah, Khawatir 15 Tahun Hanya Persepsi!

Trumecs - Cadangan Nikel Indonesia Melimpah di Papua, Potensi Eksplorasi Baru Dicari. Simak Artikel Berikut!

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengklarifikasi bahwa cadangan nikel di Indonesia masih melimpah ruah di wilayah Papua. Dalam pernyataannya, Bahlil menegaskan bahwa belum ada kajian teknis yang mengindikasikan kelangkaan cadangan nikel dalam 15 tahun mendatang. Pernyataan ini dilontarkan sebagai respons atas berbagai perhitungan yang mengklaim ketersediaan nikel hanya cukup untuk 7, 10, atau 15 tahun, bergantung pada laju konsumsi.

"Di Papua, cadangan nikel masih melimpah. Kekhawatiran tentang cadangan dalam 15 tahun tersebut tidak memiliki dasar yang kuat," tegas Bahlil dalam wawancara dengan nikel.co.id melalui kompas.com pada Rabu (30/8/2023).

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga mendukung pernyataan ini dengan mendorong eksplorasi baru untuk meningkatkan cadangan nikel di Indonesia. Dalam upaya untuk mengatasi keraguan terhadap ketersediaan nikel, ESDM secara aktif mencari peluang eksplorasi di wilayah lapangan hijau atau greenfield.

Irwandy Arif, Staf Khusus Percepatan Bidang Tata Kelola Minerba di Kementerian ESDM, menjelaskan bahwa perkiraan cadangan nikel bersifat dinamis dan dapat berubah seiring penemuan cadangan baru dari kegiatan eksplorasi. Arif mengakui bahwa berbagai pihak memiliki perhitungan sendiri-sendiri tentang cadangan, namun hal ini harus dilihat dalam konteks penemuan tambahan sumber daya.

Temukan berbagai macam barang di Trumecs.com

Sparepart Aksesoris

Dari data Badan Geologi per Desember 2020, cadangan nikel terbukti mencapai 4,6 miliar ton bijih, sementara sumber daya nikel yang masih tersedia mencapai 13,7 miliar ton bijih. Sekretaris Umum Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), Meidy Katrin Lengkey, menambahkan bahwa potensi cadangan bijih nikel tidak hanya terbatas pada wilayah pertambangan saat ini, tetapi juga dapat ditemukan di wilayah lain, seperti Papua Barat.

Lengkey menjelaskan bahwa wilayah seperti Sarmi, Wageo, dan Papua Barat memiliki potensi cadangan yang signifikan. Beberapa perusahaan telah melakukan kegiatan produksi di wilayah ini, seperti PT Garnikel milik PT Antam dan PT Karwei Sejahtera. Namun, Lengkey menekankan bahwa eksplorasi dan produksi harus mempertimbangkan aspek topografi dan infrastruktur.

Pemerintah diharapkan untuk memberikan dukungan kepada pengusaha dalam melakukan eksplorasi dan produksi nikel di wilayah-wilayah potensial ini. Langkah ini dianggap penting untuk memastikan kelangsungan investasi dan cadangan nikel yang memadai untuk kebutuhan industri di masa depan.

Dengan fokus pada eksplorasi baru dan dukungan pemerintah, Indonesia berupaya untuk menjaga kelimpahan cadangan nikel di tengah tuntutan industri yang terus berkembang. Potensi cadangan nikel yang melimpah di Papua menjadi harapan bagi industri dan perekonomian Indonesia dalam jangka panjang.

Cari alat pertambangan ? Semua ada di Trumecs!

Tidak menemukan barang? kirim permintaan sekarang!